GEMAR Buka Program Inkubasi Kepemimpinan Gratis bagi Pemuda dari 38 Provinsi
By Admin

The Leadership Revolution 2026
nusakini.com, Jakarta - Gerakan Generasi Emas Berkarya Indonesia (GEMAR) membuka kesempatan bagi pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program pengembangan kepemimpinan nasional bertajuk The Leadership Revolution 2026.
Program yang berlangsung sepanjang Juni hingga September 2026 tersebut diselenggarakan tanpa biaya pendaftaran maupun biaya keikutsertaan. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan kepemimpinan bagi generasi muda di tengah perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (7/6/2026), panitia menyatakan bahwa program tersebut menitikberatkan pada penguatan kemampuan komunikasi, pengembangan karakter, serta perluasan jejaring profesional.
Menurut panitia, peserta akan mengikuti pembinaan berkala dengan materi yang mengadopsi kurikulum kepemimpinan internasional melalui program Beyond Success dari Maxwell Leadership.
Selain materi kepemimpinan, peserta juga memperoleh pendampingan dari sembilan mentor yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari dunia bisnis, kewirausahaan sosial, pendidikan, pemasaran, hingga komunikasi publik.
Founder GEMAR Indonesia, Denny Widya, menjadi salah satu mentor yang akan membimbing peserta dalam pengembangan visi gerakan sosial. Sementara itu, sejumlah praktisi dan profesional lainnya akan memberikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Panitia juga mengajak sekolah, perguruan tinggi, pesantren, dan organisasi kepemudaan untuk mengikutsertakan anggotanya dalam program tersebut.
Peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat elektronik berskala nasional, akses ke komunitas pembinaan, kesempatan konsultasi dengan mentor, serta jaringan relasi tingkat nasional.
Pendaftaran dibuka secara daring melalui kanal resmi yang disediakan penyelenggara dan terbuka bagi pemuda dari berbagai latar belakang pendidikan dengan syarat utama memiliki komitmen mengikuti proses pembinaan. (*)